Mawar Nurrizki
NIM (C1AA18065)
Taukah ibu betapa pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi?
A. Pemberian ASI eksklusif
Apa yang di maksud dengan ASI eksklusif ?
ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama tanpa minuman atau makanan tambahan lain . setelah enam bulan, pemberian ASI dengan makanan pendamping ASI, lalu ASI di lanjutkan sampai dengan dua tahun atau lebih.
ASI eksklusif juga perlu di berikan selama 6 bulan karena pada masa itu bayi belum memiliki enzim pencernaan yang sempurna.
Pentingkah ASI eksklusif ituuu?
penting sekali, karena air susu ibu adalah makanan terbaik bagi bayi karena mengandung semua zat gizi di dalam jumlah dan komposisi yang ideal yang di butuhkan oleh bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal terutama pada umur 0 sampai 6 bulan .
Air susu ibu selain sebagai sumber nutrisi dapat memberikan perlindungan kepada bayi melaluik berbagai zat kekebalan yang di kandungnya. walaupun ibu dalam kondisi kekurangan gizi sekalipun ASI tetap mengandung nutrisi esensial yang cukup untuk bayi dan mampu mengatasi infeksi melalui komponen sel fagosit dan imunoglobin .
ASI akan merangsang pembentukan daya tahan tubuh bayi sehingga ASI berfungsi pula sebagai imunisasi aktif.
Bila ASI belum keluar dan bayi segera diberi susu formula menggunakan botol dot, akan menyebabkan kegagalan menyusui secara
eksklusif karena bayi sudah terbiasa menggunakan botol dot dan mengalami bingung
putting. Ini menjadi salah satu penyebab kenapa ASI tidak dapat diberikan secara eksklusif.
Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat bergantung pada keberhasilan pelaksanaan
menyusui dini.
Dan adapun angka Kematian Bayi (AKB)
merupakan salah satu indikator
penting dalam menentukan tingkat
kesehatan masyarakat , yaitu :
(1) Faktanya angka kematian bayi di Indonesia
masih tinggi dan masih dibawah
target MDG’s yaitu 23 per 1000
kelahiran hidup, menurut Survey
Demografi Kesehatan Indonesia
(SDKI) tahun 2007 mengestimasikan
AKB sebesar 34 per 1000 kelahiran
hidup.
(2) Angka Kematian Bayi di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2010
sebesar 10,62/1000 kelahiran hidup,
meningkat bila dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yaitu tahun 2009
sebesar 10,28/1.000 kelahiran hidup dan 2008 sebesar 9,27/1.000
kelahiran hidup.(3) Apabila
dibandingkan dengan cakupan yang
diharapkan dalam MDG (Millenium
Development Goals) ke-4 tahun
2015, maka AKB di Provinsi Jawa
Tengah sudah melampaui target.
Namun demikian, angka kematian
bayi di Jawa Tengah ada
kecenderungan meningkat dari
tahun ke tahun.
Pemberian ASI eksklusif
dapat mengurangi tingkat kematian
bayi yang disebabkan berbagai
penyakit yang umum menimpa anak-
anak, serta mempercepat pemulihan
bila sakit. Meskipun demikian,
kesadaran para ibu untuk
memberikan ASI ekslusif di
Indonesia baru sekitar 14%(5)
Sedangkan target nasional cakupan
Pemberian ASI eksklusif adalah
sebesar 80%. Oleh karena itu untuk
mendorong pemberian ASI eksklusif
telah banyak dikeluarkan kebijakan
terkait hal tersebut.
NIM (C1AA18065)
Taukah ibu betapa pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi?
A. Pemberian ASI eksklusif
Apa yang di maksud dengan ASI eksklusif ?
ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama tanpa minuman atau makanan tambahan lain . setelah enam bulan, pemberian ASI dengan makanan pendamping ASI, lalu ASI di lanjutkan sampai dengan dua tahun atau lebih.
ASI eksklusif juga perlu di berikan selama 6 bulan karena pada masa itu bayi belum memiliki enzim pencernaan yang sempurna.
Pentingkah ASI eksklusif ituuu?
penting sekali, karena air susu ibu adalah makanan terbaik bagi bayi karena mengandung semua zat gizi di dalam jumlah dan komposisi yang ideal yang di butuhkan oleh bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal terutama pada umur 0 sampai 6 bulan .
Air susu ibu selain sebagai sumber nutrisi dapat memberikan perlindungan kepada bayi melaluik berbagai zat kekebalan yang di kandungnya. walaupun ibu dalam kondisi kekurangan gizi sekalipun ASI tetap mengandung nutrisi esensial yang cukup untuk bayi dan mampu mengatasi infeksi melalui komponen sel fagosit dan imunoglobin .
ASI akan merangsang pembentukan daya tahan tubuh bayi sehingga ASI berfungsi pula sebagai imunisasi aktif.
Bila ASI belum keluar dan bayi segera diberi susu formula menggunakan botol dot, akan menyebabkan kegagalan menyusui secara
eksklusif karena bayi sudah terbiasa menggunakan botol dot dan mengalami bingung
putting. Ini menjadi salah satu penyebab kenapa ASI tidak dapat diberikan secara eksklusif.
Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat bergantung pada keberhasilan pelaksanaan
menyusui dini.
merupakan salah satu indikator
penting dalam menentukan tingkat
kesehatan masyarakat , yaitu :
(1) Faktanya angka kematian bayi di Indonesia
masih tinggi dan masih dibawah
target MDG’s yaitu 23 per 1000
kelahiran hidup, menurut Survey
Demografi Kesehatan Indonesia
(SDKI) tahun 2007 mengestimasikan
AKB sebesar 34 per 1000 kelahiran
hidup.
(2) Angka Kematian Bayi di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2010
sebesar 10,62/1000 kelahiran hidup,
meningkat bila dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yaitu tahun 2009
sebesar 10,28/1.000 kelahiran hidup dan 2008 sebesar 9,27/1.000
kelahiran hidup.(3) Apabila
dibandingkan dengan cakupan yang
diharapkan dalam MDG (Millenium
Development Goals) ke-4 tahun
2015, maka AKB di Provinsi Jawa
Tengah sudah melampaui target.
Namun demikian, angka kematian
bayi di Jawa Tengah ada
kecenderungan meningkat dari
tahun ke tahun.
Pemberian ASI eksklusif
dapat mengurangi tingkat kematian
bayi yang disebabkan berbagai
penyakit yang umum menimpa anak-
anak, serta mempercepat pemulihan
bila sakit. Meskipun demikian,
kesadaran para ibu untuk
memberikan ASI ekslusif di
Indonesia baru sekitar 14%(5)
Sedangkan target nasional cakupan
Pemberian ASI eksklusif adalah
sebesar 80%. Oleh karena itu untuk
mendorong pemberian ASI eksklusif
telah banyak dikeluarkan kebijakan
terkait hal tersebut.
B. Pengetahuan IBU
Sebagian besar ibu (74,2 %) memiliki pengetahuan yang kurang tentang ASI eksklusif.
Hanya 11.3 % ibu yang memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif. Analisis logistic
regresi linier, menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu,
pendidikan ibu dan dukungan suami dengan praktek pemberian ASI eksklusif (p = 0,997).
Ditemukan kenyataan bahwa 5 ibu dari 9 ibu yang menyusui eksklusif berpengetahuan
kurang. Mereka berhasil menyusui eksklusif lebih karena mengikuti anjuran menyusui dari
penolong persalinan yang menumbuhkan niat pribadi untuk menyusui bayinya. Selain itu,
didukung oleh kondisi dimana pada saat setelah persalinan, ASI segera keluar sehingga
segera bisa diberikan kepada bayi dan bayi tidak sempat diberi susu formula. Kesimpulan
yang dapat diambil dari hasil wawancara, berhasil tidaknya menyusui eksklusif berhubungan
dengan pelaksanaan manajemen laktasi yang dilaksanakan oleh petugas penolong
persalinan. Di dalam manajemen laktasi telah diatur Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan
Menyusui (LMKM) yang dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan PP-ASI. Kedisiplinan
petugas penolong persalinan terhadap LMKM akan lebih menentukan keberhasilan menyusui
eksklusif.
banyak faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran ibu akan pentingnya pemberian ASI secara eksklusif.
Hanya 11.3 % ibu yang memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif. Analisis logistic
regresi linier, menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu,
pendidikan ibu dan dukungan suami dengan praktek pemberian ASI eksklusif (p = 0,997).
Ditemukan kenyataan bahwa 5 ibu dari 9 ibu yang menyusui eksklusif berpengetahuan
kurang. Mereka berhasil menyusui eksklusif lebih karena mengikuti anjuran menyusui dari
penolong persalinan yang menumbuhkan niat pribadi untuk menyusui bayinya. Selain itu,
didukung oleh kondisi dimana pada saat setelah persalinan, ASI segera keluar sehingga
segera bisa diberikan kepada bayi dan bayi tidak sempat diberi susu formula. Kesimpulan
yang dapat diambil dari hasil wawancara, berhasil tidaknya menyusui eksklusif berhubungan
dengan pelaksanaan manajemen laktasi yang dilaksanakan oleh petugas penolong
persalinan. Di dalam manajemen laktasi telah diatur Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan
Menyusui (LMKM) yang dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan PP-ASI. Kedisiplinan
petugas penolong persalinan terhadap LMKM akan lebih menentukan keberhasilan menyusui
eksklusif.
banyak faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran ibu akan pentingnya pemberian ASI secara eksklusif.
Rasa percaya diri ibu yang masih kurang , dukungan suami dan rendahnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu.
dukungan keluarga terutama suami dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan menyusui , sebab dukungan suami akan menimbulkan rasa nyaman pada ibu sehingga akan mempengaruhi produksi ASI serta meningkatkan semangat dan rasa nyaman dalam menyusui (adiningsih 2004).
dalam kenyataan masih banyak suami yang berpendapat bahwa menyusui adalah urusan ibu dengan bayi nya sehingga kurang peduli.
DAFTAR PUSTAKA
Destyana, R,M, Angkasa D, Nuzrinal, R (2018), .
Hubungan peran keluarga dan pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI
Hubungan peran keluarga dan pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI
Lestari, D, Zuraidi, R, larasati TA, (2007), .
Hubungan dengn tingkat pengetahuan ibu tentang air susu ibu dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif.
Hubungan dengn tingkat pengetahuan ibu tentang air susu ibu dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif.
Sartono, A, utaminingsih, H,
Hubungan pengetahuan ibu, pendidikan ibu dandukungansuamidenganpraktekpemberian ASI eksklusif.
Hubungan pengetahuan ibu, pendidikan ibu dandukungansuamidenganpraktekpemberian ASI eksklusif.
Wijayanti, W , (2010), .
Hubungan antata pemberian ASI eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan.
Hubungan antata pemberian ASI eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan.
Alifah, N, (2012), .
Analisis sistem manajemen program pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas candilama kota semarang.
Analisis sistem manajemen program pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas candilama kota semarang.
Diumur berapa bayi wajib berhenti menyusu Bunda?
BalasHapusAsi
HapusMemang lebih baik.
Mengapa ada yang menggunakan selain asi?
ya mungkin karena itu tadi bahwa kurangnya pengetahuan ibu bahwa betapa pentingnya pemberian ASI eksklusif terhadap bayi 😊
HapusBanyak para ibu yang kurang mengetahui pentingnya pemberian asi eksklusif
BalasHapusBagai mana jika ada ibu dengan tidak keluarnya air asi?
BalasHapusBisa di bantu dengan bresh care atau pijat payudara membantu melancarkan pengeluaran asi ibu tsb
Hapush
BalasHapusPemberian asi eksklusif wajib di berikan selama 6 bulan dari dari 6 bulan ke atas bisa sedikit sedikit dibantu dengan makanan yg lunak misalnya bubur.
Oiyaiyaiya
BalasHapus👍
BalasHapusBagai manna jika ada bayi dengan refleks hisap rendah apa yang lakukan?
BalasHapus